Setelah menggunakan sebuah device android, terkadang kita merasakan kalau device android milik kita semakin lambat/lemot. Salah satu faktor yang membuat lambat adalah karena menumpuknya cache di device android kita.
Hampir semua aplikasi di android akan membuat/menggenerate cache saat aktif, termasuk saat fungsi pokok smartphone seperti telepon dan sms. Pada awalnya mungkin tak akan berpengaruh, namun jika dibiarkan akan menumpuk dan membuat perangkat android menjadi lambat.
Atas dasar itulah, kali ini, Blog.fastncheap akan memberikan rekomendasi sebuah aplikasi bernama History Eraser untuk membersihkan cache di perangkat android (smartphone dan tablet) anda.
Aplikasi History Eraser ini tersedia dan bisa anda download secara gratis di google play store. Untuk mendownloadnya, anda bisa langsung menuju halaman instalasi History Eraser via link ini.
Penggunaan aplikasi ini cukup mudah, saat membuka History Eraser ini anda akan langsung dihadapkan pada satu jendela berisi semua opsi yang dimiliki aplikasi ini.
Pada sisi atas, ada pilihan Clear All Apps Cache yang juga berisi detail total cache yang ada dan bisa dibersihkan pada perangkat android anda. Pada bagian bawahnya, anda akan menemukan opsi/pilihan menu lain yang lebih detail.
Detil disini dalam artian, pilihan pembersihan cache terbagi menjadi banyak bagian tergantung dari aplikasi yang anda miliki. Dengan opsi ini, anda bisa menentukan aplikasi mana-mana saja yang akan di clear cachenya atau mana yang tidak.
Satu hal yang terpenting dan sering diabaikan user lainnya, sebelum melakukkan pembersihan cache sebaiknya anda melihat pilihan yang anda centang karena jika tidak teliti, maka semua isi pesan dan logs telepon(panggilan anda akan hilang.
Jika anda sudah menentukan aplikasi apa saja yang ingin anda bersihkan cachenya, anda bisa langsung memilih button Clean yang berwarna hijau. Mudah bukan?
Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts
Sunday, September 15, 2013
Thursday, May 16, 2013
Cara menambah RAM dan mempercepat performa Android
Yang saya rasakan otak ini menjadi berat untuk dipaksa berfikir. Mungkin salah satu caranya yakni me-refresh pikiran yaitu dengan pergi berlibur. Namun berbeda dengan android.
Bicara tentang android, kalau manusia dipaksa bekerja pasti tidak mungkin karena nanti malah daya kerjanya menurun. Untuk android, performa turun, genjot lagi aja :D ini merupakan trik yang saya temukan di forum-forum (seperti XDA) dan saya simpulkan jadi satu dengan pengalaman serta pengetahuan saya guna menggenjot performa android, ya.. bisa dikatakan Menambah RAM dan Mempercepat Performa Android.
RAM pada manusia sama halnya daya ingat. Bisa gak ya daya ingat kita ditambah kapasitasnya? Kalau android dinaikkan performanya, pasti kinerjanya jadi oke. Sedangkan manusia? Otak manusia dipaksa berfikir ya nantinya malah ambles lah :D #MesinVSManusia
Triknya sederhana. Install Swapper, Naikkan SD speed, pasang Juwe RAM Script, dan yang terakhir Overclock.
Install Swapper
Pertama-tama kita mulai dari yang paling sederhana. Install Swapper untuk menambah virtual memory yang berfungsi membantu pekerjaan RAM (istilah lainnya menambah RAM pada android -kata para androiders-). Untuk menginstallnya tidak memerlukan tutorial yang rumit. Tinggal kita download kemudian install lalu buka aplikasi tersebut dan atur sedemikian rupa. Centang active swap on boot < pilih SD Card FAT Partition untuk Swap File Partition < isikan value berapa MB yang akan anda gunakan untuk virtual memory di Swap File Size (Saya 1000MB < 1GB).
Install SD-Booster
Kedua install SD-Booster, fungsinya menaikkan kecepatan SD Card dalam membaca/menulis data (R/W). Sama halnya dengan overclock namun ini bukanlah prosesor melainkan SD Card. Cara memakainya, install dan buka aplikasi tersebut. Disitu sudah ada penjelasan bahwa untuk menaikkan speed isikan value didalam kotak yang tersedia antara 1 hingga 8192 namun disarankan menggunakan 1024 atau 2048.
Pasang Juwe RAM Script
Baik, yang ketiga ini dibutuhkan root untuk eksekusinya. Juwe RAM Script merupakan script pengatur RAM. Ukuran file nya kecil dan fungsinya ampuh sekali. Aplikasi ini cocok dipadukan dengan RAM Manager. Cara memakainya, pertama download file tersebut kemudian ekstrak. Pindahkan file tersebut ke direktori init.d yang berada di folder system/etc. Kemudian rubah permissionnya menjadi rwxr-xr-x. Restart ponsel anda.
Sudah cukup itu saja yang perlu saya terangkan, untuk masalah overclock tinggal masuk ke setting lalu CyanogenMod settings kemudian pilih peformance setelah itu CPU settings. Untuk yang tidak memakai Cyanogen ROM bisa menggunakan aplikasi Set CPU yang tersedia di Google Play.
Bicara tentang android, kalau manusia dipaksa bekerja pasti tidak mungkin karena nanti malah daya kerjanya menurun. Untuk android, performa turun, genjot lagi aja :D ini merupakan trik yang saya temukan di forum-forum (seperti XDA) dan saya simpulkan jadi satu dengan pengalaman serta pengetahuan saya guna menggenjot performa android, ya.. bisa dikatakan Menambah RAM dan Mempercepat Performa Android.
RAM pada manusia sama halnya daya ingat. Bisa gak ya daya ingat kita ditambah kapasitasnya? Kalau android dinaikkan performanya, pasti kinerjanya jadi oke. Sedangkan manusia? Otak manusia dipaksa berfikir ya nantinya malah ambles lah :D #MesinVSManusia
Triknya sederhana. Install Swapper, Naikkan SD speed, pasang Juwe RAM Script, dan yang terakhir Overclock.
![]() |
| Swapper Configuration |
Pertama-tama kita mulai dari yang paling sederhana. Install Swapper untuk menambah virtual memory yang berfungsi membantu pekerjaan RAM (istilah lainnya menambah RAM pada android -kata para androiders-). Untuk menginstallnya tidak memerlukan tutorial yang rumit. Tinggal kita download kemudian install lalu buka aplikasi tersebut dan atur sedemikian rupa. Centang active swap on boot < pilih SD Card FAT Partition untuk Swap File Partition < isikan value berapa MB yang akan anda gunakan untuk virtual memory di Swap File Size (Saya 1000MB < 1GB).
![]() |
| SD Booster |
Kedua install SD-Booster, fungsinya menaikkan kecepatan SD Card dalam membaca/menulis data (R/W). Sama halnya dengan overclock namun ini bukanlah prosesor melainkan SD Card. Cara memakainya, install dan buka aplikasi tersebut. Disitu sudah ada penjelasan bahwa untuk menaikkan speed isikan value didalam kotak yang tersedia antara 1 hingga 8192 namun disarankan menggunakan 1024 atau 2048.
![]() |
| System/etc/init.d |
Baik, yang ketiga ini dibutuhkan root untuk eksekusinya. Juwe RAM Script merupakan script pengatur RAM. Ukuran file nya kecil dan fungsinya ampuh sekali. Aplikasi ini cocok dipadukan dengan RAM Manager. Cara memakainya, pertama download file tersebut kemudian ekstrak. Pindahkan file tersebut ke direktori init.d yang berada di folder system/etc. Kemudian rubah permissionnya menjadi rwxr-xr-x. Restart ponsel anda.
![]() |
| Permissions |
Sunday, January 27, 2013
Cara flashing/Upgrade Firmware Galaxy Young
Masih seputar tutorial Android, bila sebelumnya saya mengulas mengenai cara flashing, Upgrade atau Update Firmware Samsung Galaxy Mini. Nah kali ini saya akan coba mengulas mengenai oprekan Android serupa namun diperlakukan pada handset berbeda yaitu Samsung Galaxy Young (GT-S5360). Seperti apakah cara gampang/mudah flash, upgrade atau update Samsung Galaxy Y? Sebetulnya langkahnya tidak jauh beda ketika anda bereksperimen dengan Galaxy Mini. Tools utama yang kita gunakan masih Odin, namun tentu saja ada sedikit perbedaan, seperti kita tidak lagi menggunakan binnary file ekstension .ops namun diganti dengan ekstension .pit serta beberapa option tambahan lainnya.
Apa sajakah yang kita butuhkan untuk flashing/upgrade/update Samsung Galaxy Young ini, sebelumnya silahkan anda persiapkan bahan-bahan yang akan kita gunakan nantinya, seperti :
- Selain komputer/laptop anda juga harus memiliki kabel USB ponsel tersebut yang nantinya akan kita gunakan sebagai media penghubung instalasi antara komputer dengan ponsel.
- Install terlebih dahulu Samsung Kies untuk Galaxy Young, software ini anda dapatkan di CD saat pembelian baru ponsel anda tersebut, bila tidak punya bisa anda download dulu disini atau disini.
- Download juga software Odin dan file .pit, bisa anda download disini atau disini, setelah berhasil diunduh silahkan diekstrak.
- Dan tentu saja anda juga harus download firmware Samsung Galaxy Young, untuk seri S5360DDKK1_S5360ODDKJ3 bisa anda download disini, sedangkan firmware terbaru Samsung Galaxy Y (GT-S5360) yang dirilis pada bulan Mei 2012 berseri S5360DXLE1_S5360XSELB1 bisa anda sedot disini, setelah berhasil diunduh pastikan anda meng-ekstraknya terlebih dahulu.
Cara Flashing, Upgrade atau Update Firmware Samsung Galaxy Young
- Pastikan HH anda dalam kondisi full baterai, matikan terlebih dahulu.
- Hidupkan dengan cara menekan tombol Volume Down + Home + Power secara bersamaan, dengan tujuan masuk ke download mode (tekan volume up untuk continue), tampilannya seperti gambar dibawah ini :
- Hubungkan Galaxy Young anda kekomputer malalui kabel USB. Lalu jalankan aplikasi Odin (gunakan versi Odin3 v1.85) yang sebelumnya sudah anda download. Pastikan terdeteksi, lebih lengkapnya silahkan intip gambar dibawah ini.
- Klik tombol PIT lalu browse atau cari file .pit yang telah tadi didownload bernama S5360_totoro_0623.pit.
- Langkah selanjutnya adalah memasukan Files (download) sesuai dengan nama ditombolnya masing-masing yaitu BOTLOADER, PDA, PHONE, CSC. Adapun file-file firmware tersebut adalah sebagai berikut, BOOTLOADER: DefaultCalDataWithBoot_S5360DDKK1_REV05.tar, PDA : PDA_S5360DDKK1_REV05.tar, PHONE : MODEM_S5360DDKK1_REV05.tar, CSC : GT-S5360-MULTI-CSC-ODDKJ3.tar
- Setelah lengkap, langkah selanjutnya klik tombol START.
- Tunggu hingga proses flashing anda selesai, biasanya memakan waktu sekitar 1 menitan, bila berhasil ID:COM anda akan muncul tulisan PASS berwarna hijau.
- Tutup Odin anda lalu cabut kabel USB dan silahkan hidupkan ponselnya. Dibeberapa kasus, setelah selesai flash via Odin lalu ponselnya pertama kali dihidupkan terjadi bootloop, solusinya adalah matikan dulu, lalu hidupkan kembali dengan menekan kombinasi tombol volume up + Home + Power, tujuannya masuk ke-recovery mode.
- Setelah masuk silahkan pilih wipe data/factory reset, dengan cara menekan tombol Volume Down, kemudian tekan Home Button. Kemudian pilih Yes — delete all dan terakhir pilih reboot system now.
Dan jika Sudah masuk, saya sarankan untuk hard reset dengan menekan kode *2767*3855*
Semoga berhasil, dan selamat mencoba.
Install DXLF STOCK ROM menggunakan ODIN
1. Jika laptop atau PC Sobat belum memiliki Kies atau driver samsung silakan lihat Driver Pack Samsung, tinggal pilih Tipe yang sesuai dengan smartphone anda ==> Samsung Driver Pack for Mobile Phones
- Download ODIN Versi Terbaru ==> ODIN
- Download DXLF STOCK ROM Untuk Di install / Flashing Via Odin ==> DXLF STOCK ROM
- Ekstrak Odin Yang Telah Sobat Download Tadi Dan Sobat Akan Mendapatkan Odin.exe dan file ops
- Setelah Sobat Download DXLF STOCK ROM LALU Ekstrak dan Sobat Akan Mendapatkan 3 File Seperti Berikut Ini ==> PDA_S5360_DXLF2.tar.md5, CSC_S5360_OLBLG1.tar.md5, MODEM_S5360_DXLF1.tar.md5
- Buka Odin.exe Dan Masukkan File - File Seperti Keterangan Seperti (Browse / Tekan di Kolom PDA Dan PilihFile PDA_S5360_DXLF2.tar.md5), (Browse / Tekan di Kolom CSC Dan Pilih CSC_S5360_OLBLG1.tar.md5), (Browse / Tekan di Kolom Phone Dan Pilih MODEM_S5360_DXLF1.tar.md5).
- Centang USB DEBUGGING di bagian setting/Aplkikasi/development lalu Matikan Samsung Galaxy Y Sobat, Dan Ketika Samsung Galaxy Y Sobat Telah Benar - Benar Mati Lalu TEKAN DAN TAHAN TOMBOL POWER+HOME+VOLUME DOWN SECARA BERSAMAAN HINGGA MUNCUL TAMPILAN ANDROID DAN PESAN DOWNLOAD MODE.
- Pada Odin Lihat Apakah Sudah Muncul Pesan ADDED Berwarna Kuning Di Bagian Kolom Pesan Odin (jika belum ulangi langkah di atas) Jika Sudah Sobat Bisa Melanjutkan Ke Langkah Berikutnya.
- Tekan Start Dan Tunggu Hingga Muncul Pesan Pass Dikom Pesan, Itu Artinya Sukses.
- Tunggu Hingga Samsung Galaxy Y Sobat Benar - Benar Hidup ( Biasanya Agak Lama ) Sabar Aja Yah
Bila Kurang Paham Sobat Bisa Liat Yang Ini ==> Flashing Firmware Samsung Galaxy Y
Tuesday, April 10, 2012
Setting IP Address di Ubuntu
1. Edit File /etc/network/interfaces
#sudo gedit /etc/network/interfaces
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.30.10
network 192.168.30.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.30.255
gateway 192.168.1.1
#sudo gedit /etc/resolv.conf
nameserver 192.168.1.1
nameserver 202.134.1.10
nameserver 202.134.0.155
3. Restart Network
# /etc/init.d/networking restart
4. Cek IP Address
# ifconfig
5. Test
# ping www.google.com
6. Edit File /etc/network/option bila di perlukan.
# /etc/network/options
spoofprotect=yes
syncookies=no
sumber: http://www.debian-id.org
#sudo gedit /etc/network/interfaces
File ini memuat konfigurasi IP yang akan digunakan oleh Network Interface yang terpasang pada suatu komputer. Selain alamat IP, file ini juga menyimpan informasi tentang routing. Di bawah ini adalah contoh isi file /etc/network/intefaces:
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.30.10
network 192.168.30.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.30.255
gateway 192.168.1.1
Kata auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi IP karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki IP yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Konfigurasi untuk eth0 harus diberikan karena interface ini dikonfigurasi menggunakan IP statis.
Parameter-parameter yang harus disebutkan untuk jenis interface static adalah:
- address: menentukan IP address yang digunakan suatu komputer.
- network: menentukan Network Address komputer.
- netmask: menentukan subnet mask network komputer.
- broadcast: menentukan alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan diri pada jaringan.
- gateway: menentukan default gateway yang digunakan apabila komputer tersebut mengirimkan paket data ke luar jaringan anggotanya.
#sudo gedit /etc/resolv.conf
nameserver 192.168.1.1
nameserver 202.134.1.10
nameserver 202.134.0.155
3. Restart Network
# /etc/init.d/networking restart
4. Cek IP Address
# ifconfig
5. Test
# ping www.google.com
6. Edit File /etc/network/option bila di perlukan.
# /etc/network/options
File ini memuat beberapa pilihan yang dapat dijalankan bersamaan dengan aktifasi alamat IP pada bagian di atas. Secara default, file ini mengandung 3 baris. Isi file ini kurang lebih seperti di bawah ini.
ip_forward=nospoofprotect=yes
syncookies=no
Baris pertama menunjukkan bahwa komputer ini tidak digunakan untuk memforward paket data yang diterimanya ke komputer lain. ip_forward harus diset yes bila memang komputer ini dibangun untuk bertindak sebagai router atau bridge. Baris kedua menunjukkan bahwa perlindungan ipspoof aktif. Ada baiknya pilihan ini selalu yes untuk menghindari terjadinya spoofing alamat IP kita oleh orang lain. Baris ketiga menyatakan bahwa syncookies tidak diaktifkan. Pilihan ini bertujuan untuk membatasi jumlah usaha membuat koneksi baru dari komputer lain ke komputer kita. Bila komputer kita menerima semua request secara serentak dengan jumlah banyak, besar kemungkinan bahwa komputer kita akan hang dalam waktu singkat.
sumber: http://www.debian-id.org
Sejarah Linux
Linux pada mulanya dibuat oleh Linus Torvalds seorang mahasiswa Finlandia. Dahulu Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Namun Linus merasa bahwa Minix masih memiliki banyak kelemahan. Dan mulai saat itu, di usianya yang ke-23, Linus mulai mengutak-atik kernel Minix. Dan ia mulai mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 hasil oprekan Linus, dan pada tanggal 5 Oktober 1991, secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler. Selain itu, Linus juga mempublikasikan sistem operasi buatannya tersebut lengkap dengan source codenya, yang ternyata disambut dengan sangat antusias oleh para programmer dan developer di seluruh dunia agar dapat di develop bersama-sama.
Saat ini Linux merupakan sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.
Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.
Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.
SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul. Sampai saat ini, Linux dibangun oleh berbagai macam komunitas dan jangan heran apabila banyak sekali distro-distro Linux yang beredar. Mulai dari yang berbayar sampai yang gratis, dari untuk pemula sampai tingkat lanjut, dan biasanya dengan banyaknya distro Linux yang beredar akan membuat orang awam bingung untuk memilih distro. Bayangkan, ada beratus-ratus distro yang tercipta atau bahkan beribu-ribu. Namun perlahan tapi pasti, diantara distro-distro Linux ini ada yang menyamai (atau bahkan) melebihi kemampuan dari Sistem Operasi keluarga raksasa (Microsoft) dan dengan semakin mudahnya dan semakin lengkapnya dukungan Linux pada hardware, besar kemungkinan Linux akan menjadi alternatif (atau bahkan sistem operasi utama di dunia).
Subscribe to:
Posts (Atom)














