Showing posts with label Windows Tips. Show all posts
Showing posts with label Windows Tips. Show all posts

Sunday, September 2, 2012

Software yang tepat untuk buah hati anda saat menggunakan media Internet

 

Ditengah penggunaan internet yang semakin global sekarang ini, membuat banyak orang tua ketar-ketir terhadap pengaruh yang sedikit banyak telah berimbas pada perkembangan pola pikir dan mental buah hatinya. Selain arahan dan pendidikan yang tepat, para orang tua juga mau tak mau harus melakukan filter terhadap segala aktifitas penggunaan internet buah hatinya sedini dan seefektif mungkin. Dari sekian banyak software parental control yang beredar di pasaran, kini telah hadir sosok program Care4Teen yang kabarnya mampu membantu memonitoring dan sensor segala aktifitas penggunaan internet buah hati Anda di rumah.
Care4Teen adalah sebuah program monitoring dan sensor internet atau software parental control gratis yang menggabungkan beberapa prinsip software pengenal anti-virus dengan fungsi-fungsi monitoring standar online. Apabila ditinjau dari beberapa faktor seperti kemudahan dalam penggunaan, kehandalan dan fungsi serta harga, Care4Teen ternyata telah memenuhi semua kriteria yang dimaksud. Meskipun keberadaannya sendiri termasuk masih cukup baru, namun Care4Teen telah menunjukan sebagai sebuah software parental control freeware yang cukup berkualitas dan bahkan terbilang cukup menjanjikan keberadaannya di masa yang akan datang.


Dari segi kemudahan dalam penggunaannya, program ini pada dasarnya bertindak sebagai sebuah firewall yang terkonfigurasi antara komputer dan koneksi ISP yang Anda gunakan, memfilter data dan konten halaman yang masuk, serta merekamnya untuk diteliti dan direview lebih lanjut. Setiap bagian dari program ini termasuk intuitif dalam penggunaannya, seperti apa yang cukup jelas terlihat pada keberadaan judul (Title) untuk masing-masing bagian yang telah berisi keterangan. Navigasi antara bagian yang berbeda juga termasuk mudah untuk dilakukan karena hanya terdiri dari proses klik sederhana saja.

 


Untuk kehandalan dan fungsi yang diusungnya, Care4Teen telah menunjukkan sebagai salah satu program parental control yang terbilang berkualitas. Pasalnya untuk membantu memblokir situs-situs yang kemungkinan memiliki konten yang dilarang, sistem Care4Teen akan setiap saat mengupdate daftar situs berbeda yang dilarang (Blacklist) pada database utamanya berdasarkan daftar situs yang dikehendaki dan ditentukan oleh para penggunanya (Orang tua). Sebagai contoh, pengguna A memasukan situs x1, x2 dan x3 ke dalam daftar situs yang dilarang (Blacklist), sedangkan pengguna B juga memasukan situs x1, x4, dan x5 ke dalam daftar situs yang dilarang (Blacklist).
Maka sistem Care4Teen akan mengecek perihal layak atau tidaknya situs-situs yang dilarang (Blacklist) oleh para pengguna A dan B tersebut. Setelah dirasa layak, sistem akan secara cermat memasukan atau mengupdate daftar situs yang dilarang (blacklist) tadi ke dalam database utamanya sehingga setiap kali ada akses untuk mengunjungi situs-situs yang masuk dalam daftar situs yang dilarang (Blacklist) atau dalam hal ini situs x1, x2, x3, x4, dan x5, maka sistem Care4Teen akan secara otomatis menolak atau mensensornya. Begitulah sekilas pejelasan metode monitoring dan sensoring yang dijalankan oleh Care4Teen sejauh ini.
Metode yang diberlakukan ini dirasa sangat tepat, mengingat di luar sana kini masih banyak bergentayangan situs-situs lain yang kemungkinan berisi konten yang tidak diinginkan dan bahkan Anda pun tidak mengetahuinya dengan pasti. Maka dengan begitu, keberadaan blacklist harus senantiasa dipantau dan diupdate secara kontinu setiap saat demi keinginan terbaik bersama yaitu melindungi buah hati tercinta dari pengaruh-pengaruh akses internet yang merusak dan merugikan perkembangannya.


Dalam penggunaannya sendiri, Care4Teen merupakan salah satu software parental control gratis yang dapat membantu Anda memantau dan mensensor penggunaan internet terhadap buah hati Anda. Terutama bagi Anda yang ingin mencoba, saat ini Care4Teen tersedia dalam versi Beta dan Demo. Untuk penggunaan versi Beta, pertama-tama jika Anda belum memiliki account Care4Teen maka Anda akan diminta untuk bergabung atau dengan kata lain mendaftar pada situs resminya.
Sedangkan sebaliknya jika Anda sudah memiliki account Care4Teen, Anda bisa langsung Login ke sistem. Hal ini tak lain lebih dimaksudkan hanya untuk mengoptimalkan kinerja sistem Care4Teen berdasarkan kepemilikan account yang ada, Anda pun kabarnya juga bisa memantau buah hati Anda baik secara remote maupun mobile. Berbeda dengan versi demonya, si pengguna dapat masuk ke sistem tanpa harus mendaftar ataupun bergabung terlebih dahulu pada sistem Care4Teen.


Dan bagi Anda yang berminat untuk mendownload, menginstal atau bahkan menggunakan program Care4Teen ini ternyata Anda tidak dipungut biaya sepeserpun juga alias gratis di sini http://www.care4teen.com.

Maintenance Rutin Terhadap PC anda yang Perlu dilakukan

  • 0
     


Sebuah komputer baru bekerja pada kemampuan maksimalnya, namun seiring berjalannya waktu pemakaian menyebabkan performa terus menurun. Namun pada kenyataannya, banyak pengguna komputer atau PC (Personal Computer) cenderung “malas” untuk melakukan perawatan rutin baik terhadap software maupun hardware yang digunakan di komputer tersebut.


Mungkin karena sebagian pengguna belum tahu, tidak familiar dan takut “merusak” PC itu sendiri padahal hal ini sangat penting. Mengapa sangat penting? Karena dengan dengan rutin melakukan maintenance tersebut, komputer kita diharapkan kembali ke performa yang maksimum selain terhindar dari dari kerusakan yang tidak diinginkan. Berdasarkan kegiatan perawatan yang dilakukan, maintenance komputer dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

A) Maintenance Hardware
Secara umum, maintenance hardware ini adalah dengan membersihkan bagian-bagian komponen CPU PC kita. Yang sering terjadi adalah debu yang sering menempel di kipas pendingin power supply atau kipas pendingin lainnya. Untuk itu, bersihkan dengan kuas pada bagian tersebut dan juga bagian-bagian lain di dalam casing CPU tersebut, seperti slot memory, harddisk, power supply dan motherboard.
Tergantung dari penempatan CPU tersebut, setiap beberapa bulan atau setahun sekali sebaiknya kondisi dalam casing CPU dibersihkan. Lebih baik lagi apabila kita bisa melepas semua komponen yang bisa mudah dilepas, dibersihkan dan dikembalikannya satu persatu, namun tentunya bagi orang yang sudah berpengalaman atau familiar dengan komputer.






Maintenance Hardware

Namun perlu diingat jangan menggunakan cairan pembersih apapun untuk membersihkan hardware, khusus komponen hardware berbahan kuningan seperti bagian dari memori, maka kita dapat menggunakan penghapus pensil untuk membersihkannya.

2) Maintenance Software
Selain hardware, perawatan rutin yang harus lebih sering kita lakukan adalah software maintenance. Mengapa? Karena dengan melakukan perwatan software secara rutin, maka seluruh program yang ada di komputer kita dapat bekerja dengan baik dan meningkatkan performa PC pada umumnya, selain itu perwatan software ini cenderung lebih mudah dan kita tidak harus berkotor-kotor ria karena debu dan sebagainya. Berikut hal-hal yang bisa kita lakukan:

Disk Cleanup
Hal ini paling mudah kita lakukan, dengan melakukan disk cleanup space harddisk kita akan terpakai secara optimal, juga membersihkan file-file yang tidak berguna. Caranya adalah (Pada Windows OS) dengan klik My Computer>pilih salah satu drive>klik kanan>Properties>Disk cleanup atau Start>Programs>Accessories>System Tools>Disk cleanup.

Disk Cleanup

Disk Defragment
Disk Defragment merupakan satu langkah maintenance yang perlu rutin dilakukan untuk menjaga performa komputer anda tetap sehat dan terjaga.
Fragmentasi terjadi ketika sistem operasi memisahkan file-file ke dalam beberapa bagian karena tidak cukupnya space harddisk yang tersedia di lokasi dimana file tersebut tersimpan. Kemudian sistem akan terus mengingat pola bagaimana menyimpan file tersebut.
Yang menjadi masalah, ketika sistem operasi memanggil file sistem (FAT/NTFS) ternyata lokasi tersebut sudah digunakan oleh file temporary lainnya, ini akan berakibat sistem operasi yang bereaksi tidak sewajarnya akibat salahpaham tersebut.

Defragment Windows

Untuk itulah, perlu di lakukan disk defragment secara berkala dengan tujuan agar sistem operasi menata ulang file dan tempat semestinya mereka berada. Untuk melakukan defragment, dapat dilakukan dengan cara:
  • Klik Start Menu>Programs>Accessories>System Tools>Disk Defragment atau My Computer, pilih salah satu drive dan lanjutkan dengan klik kanan, Properties>Tools>Defragment.
  • Hapus program dan file yang sudah tidak digunakan lagi. Untuk menghapus program yang sudah tidak digunakan dengan cara Start Menu>Setting>Control Panel> Add/Remove Programs.
  • Meng-update antivirus. Apabila komputer kita terkoneksi dengan internet, kita patut untuk selalu meng-update antivirus kita dengan update terbaru, Karen setiap hari beragam jenis virus terus bermunculan, sehingga perlu dilakukan update antivirus agar sistem komputer kita tidak mudah terserang virus.
  • Menggunakan Utility Software. Selain menggunakan utilty bawaan sistem operasi Windows, kita juga dapat menggunakan utility software seperti system mechanic, cc cleaner, registry cleaner, dan lain-lain untuk meningkatkan kinerja komputer kita.
  • Backup data penting.Semua langkah perawatan sederhana di atas sudah kita lakukan, namun ada baiknya kita backup data-data penting kita, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran, komputer kita rusak, dan lain sebagainya. Backup dapat kita lakukan dengan membuat duplikat data kita di beberapa partisi drive yang ada, menyimpan data kita di flashdisk, cd, ataupun dengan menyimpan data kita lewat cloud computing.
Dengan beberapa ti[s tersebut,  dipastikan komputer anda akan lebih awet dan terhindar dari bahaya yang tidak dinginkan. Jika anda punya pengalaman lain tentang bagaimana merawat komputer dengan baik, jangan lupa untuk meninggalkan komentar di bawah ini.

Tuesday, June 26, 2012

Cara menggabungkan beberapa file pdf menjadi 1 file pdf

Anda pernah punya keinginan utuk menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu file? Jika jawabannya YA maka redirect PDF merupakan software yang bisa anda gunakan untuk melakukannya.
Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
Selain untuk menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu file, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk mengencrypt file PDF yang akan meminta password ketika anda membuka file PDF.
Berikut langkah-langkah bagaimana cara menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu file saja :
  • Pertama, download aplikasi PDF Redirect dari official website-nya di http://www.exp-systems.com/PDFreDirect/Downloads.htm (Saat melakukan pengujian, kami menggunakan PDF Redirect Versi 2.50).
  • Install aplikasi yang telah anda install tadi di komputer yang anda pakai. Tampilannya mirip dengan windows explorer sehingga tidak akan menyulitkan orang yang akan menggunakannya.
  • Cari file PDF yang ingin anda gabungkan.
    Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
  • Klik salah satu file PDF dan klik tombol + (plus) di bagian bawah nama file. Cari file lain yang ingin anda gabungkan dan lakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Tidak ada batasan berapa banyak file yang ingin anda gabungkan.
    Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
  • Beri nama file hasil penggabungan pada bagian PDF Output Filename.
    Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
  • Tentukan folder dimana anda menyimpan file hasil penggabungan dengan memilih folder seperti saat pertama kali mencari file PDF.
  • Jika diperlukan, beri password pada file PDF tersebut dengan cara memberikan check box pada bagian Security, dan masukkan password dari file PDF anda.
    Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
  • Terakhir, klik tombol Save.
Selesai sudah, beberapa file PDF anda telah tergabung menjadi satu file. Jika menggunakan fasilitas Encrypt File, anda harus memasukkan password terlebih dahulu ketika akan membuka file PDF.
Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
Jika salah memasukkan password, file PDF tidak akan terbuka dan anda akan diminta kembali untuk memasukkan password yang benar.
Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
Selamat mencoba dan baca tips dan trik menarik lainnya di Inspiration's Blog Blog. Semoga berhasil! Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image

Thursday, May 17, 2012

Membuat Bootable USB Flash Disk Untuk Windows & dan Windows XP

Seiring berjalannya waktu, komputer atau laptop biasanya akan menjadi berat dan lambat. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti: terlalu banyak aplikasi yang terinstal, registry yang sudah tidak optimal karena sering install dan uninstall, atau bahkan ada file system yang corrupt karena terkena virus atau trojan.
Dalam beberapa kasus, masalah-masalah tersebut bisa diselesaikan satu persatu secara parsial. Namun tidak jarang juga, masalahnya sudah sedemikian kompleks sehingga cara terbaik untuk menyelesaikannya adalah dengan install ulang OS. Bagaimanapun, adalah suatu keniscayaan bahwa suatu saat laptop atau komputer perlu untuk di-install ulang sistem operasinya.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Metode yang umum untuk meng-install ulang OS Windows adalah dengan menggunakan bootable CD/DVD Windows yang sudah ada. Namun hal ini ternyata menjadi masalah tersendiri khususnya bagi komputer atau laptop yang CD/DVD ROM-nya sudah rusak. Hal ini lumrah terjadi mengingat CD/DVD ROM memang perangkat yang relatif lebih mudah rusak. Selain itu, beberapa tipe netbook yang beredar sekarang  sengaja tidak dilengkapi dengan DVD ROM untuk menekan harga jual. Lalu bagaimana mereka bisa melakukan install ulang? Apakah harus membeli DVD external?
Untungnya sejak beberapa tahun yang lalu, motherboard komputer/laptop/netbook sudah dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan untuk melakukan booting dari USB. Dengan adanya fitur ini maka menjadi memungkinkan untuk melakukan booting dari USB Flash Disk (UFD). Tentu saja UFD perlu kita siapkan sedemikian rupa agar bisa digunakan untuk keperluan ini. Di artikel ini akan dibahas mengenai cara untuk membuat Bootable UFD untuk Windows 7 dan Windows XP.
WINDOWS 7
Yang dibutuhkan:
  1. Source Installer Windows 7. Kalau source Anda berbentuk DVD maka Anda butuh DVD ROM (bagi yang tidak punya bisa pinjam DVD ROM external ataupun pinjam laptop/komputer teman yang DVD ROM-nya masih bagus, hehe..).  Kalau source Anda berbentuk ISO maka Anda tidak perlu DVD ROM lagi tentunya.
  2. UFD minimal 4G. Kalau Source Installer Windows 7 Anda sudah include Service Pack 1, kemungkinan 4G tidak cukup jadi Anda butuh UFD yang lebih besar. Dalam contoh ini saya menggunakan UFD 8G.
  3. Cara ini hanya bisa dilakukan under Windows Vista atau Windows 7. Jadi jika OS yang sedang Anda gunakan adalah Windows XP maka Anda tidak bisa melakukan cara ini.
Langkah-langkahnya:
  • Siapkan dan colokkan UFD. Pastikan data-datanya sudah dibackup karena selama proses nanti UFD akan diformat.
  • Buka Start -> All Programs -> Accessories, lalu klik kanan pada Command Prompt dan pilih Run As Administrator.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Jika muncul windows UAC klik saya Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik DISKPART lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik LIST DISK lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Perhatikan letak UFD Anda ada di Disk nomor berapa. Dalam ilustrasi di atas terlihat bahwa UFD saya ada di Disk nomor 2. Sehingga selanjutnya ketik SELECT DISK 2, lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik CLEAN lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik CREATE PARTITION PRIMARY lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik SELECT PARTITION 1 lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik ACTIVE lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik FORMAT FS=NTFS lalu tekan Enter. Selanjutnya tunggu sampai proses format selesai 100%.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik ASSIGN lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik EXIT lalu tekan ENTER. Sampai disini biarkan dulu window Command Prompt, jangan ditutup dulu karena nanti kita akan kembali ke sini lagi.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Siapkan Source Installer Windows 7 Anda. Jika dalam bentuk DVD masukkan ke DVD ROM, jika dalam bentuk ISO segera mount dengan aplikasi virtual drive yang Anda punya.
  • Perhatikan baik-baik direktori atau drive letter tempat Source Installer Windows 7 tersebut. Dalam contoh ini punya saya ada di drive E.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Kembalilah ke window Command Prompt lagi. Sekarang kita ingin masuk ke direktori tempat Source Installer Windows 7 tersebut (dalam contoh ini ada di drive E). Jadi ketik E: lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik CD BOOT lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Perhatikan baik-baik drive letter UFD Anda. Dalam contoh ini UFD saya ada di drive I. Jadi ketikkan BOOTSECT /NT60 I: lalu tekan Enter (seumpama UFD Anda ada di K, maka perintah yang harus diketik adalah BOOTSECT /NT60 K:).
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Window Command Prompt sekarang sudah bisa ditutup. Selanjutnya tinggal meng-copy semua file yang ada di Source Installer Windows 7 ke UFD Anda.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketika akan digunakan jangan lupa untuk men-set BIOS supaya bisa melakukan booting dari USB.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Hasilnya UFD Anda pun bisa digunakan untuk install ataupun repair Windows 7 Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
WINDOWS XP
Yang dibutuhkan:
  1. Source Installer Windows XP. Kalau source Anda berbentuk DVD maka Anda butuh DVD ROM (bagi yang tidak punya bisa pinjam DVD ROM external ataupun pinjam laptop/komputer teman yang DVD ROM-nya masih bagus, hehe..).  Kalau source Anda berbentuk ISO maka Anda tidak perlu DVD ROM lagi tentunya.
  2. UFD minimal 2G.
  3. Download file MYA.zip di sini. File tersebut berisi folder MYA yang didalamnya ada 3 aplikasi penting yaitu BootSect, PeToUSB, dan USB_Prep8. Extract folder MYA ke harddisk Anda. Dalam contoh ini folder MYA saya extract ke (D:).
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Langkah-langkahnya:
  • Masuklah ke D: -> MYA -> PeToUSB_3.0.0.7 lalu klik kanan PeToUSB dan pilih Run as administrator.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Bila muncul window UAC klik saja Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Akan muncul window PeToUSB. Pastikan Anda mencontreng dan mengisi pilihan seperti yang dilingkari merah dibawah ini. Kalau sudah klik Start.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Akan ada konfirmasi continue. Klik Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Akan ada peringatan sekali lagi. Klik Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Setelah format selesai, klik OK.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Buka Start -> All Programs -> Accessories, lalu klik kanan pada Command Prompt dan pilih Run As Administrator.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Jika muncul windows UAC klik saya Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik D: lalu tekan Enter. Selanjutnya ketik CD MYABOOTSECT kemudian tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Perhatikan baik-baik drive letter UFD Anda. Dalam contoh ini UFD saya ada di drive G. Jadi ketikkan BOOTSECT /NT52 G: lalu tekan Enter (seumpama UFD Anda ada di K, maka perintah yang harus diketik adalah BOOTSECT /NT52 K:).
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik CD.. lalu tekan Enter. Selanjutnya ketik CD USB_PREP8 kemudian tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik USB_PREP8 kemudian tekan Enter. Akan muncul beberapa keterangan. Tekan saja sembarang tombol.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Selanjutnya akan ada beberapa jenis pilihan. Sebelumnya siapkan dulu Source Installer Windows XP Anda. Jika dalam bentuk DVD masukkan ke DVD ROM, jika dalam bentuk ISO segera mount dengan aplikasi virtual drive yang Anda punya.
  • Ketik angka 1 lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Pilih drive tempat Source Installer Windows XP Anda berada.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketika angka 3 lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Masukkan drive letter UFD Anda. Karena tadi UFD ada di drive G maka ketikkan G lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik angka 4 lalu tekan Enter. Selanjutnya akan muncul konfirmasi apakah Anda yakin untuk melakukan format. Ketik saja Y kemudian tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Tunggu sampai proses format selesai. Lalu tekan sembarang tombol.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Program akan melakukan proses, tunggu saja beberapa saat. Jika sudah muncul tampilan seperti di bawah ini tekan saja sembarang tombol.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Akan muncul window konfirmasi. Klik Yes dan tunggu beberapa saat sampai proses selesai.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Jika sudah selesai, akan muncul window Change Migrate seperti di bawah ini. Klik saja Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Klik Yes lagi untuk Unmount Virtual Drive.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Setelah itu tekan sembarang tombol dua kali dan UFD kini sudah siap untuk digunakan.
  • Ketika akan digunakan jangan lupa untuk men-set BIOS supaya bisa melakukan booting dari USB.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Untuk booting pertama kali pilih option nomor satu (TXT Mode). Setelah membuat partisi dan format harddisk serta copy file, komputer/laptop akan restart. Kali ini pilih option nomor dua (GUI Mode).
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Demikian penjelasan untuk membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP. Semoga bisa membantu Anda, khususnya bagi yang tidak memiliki DVD ROM. Selamat mencoba!